membuat izin sekolah
Buat Surat Izin Sekolah: Panduan Lengkap & Contoh Terperinci untuk Orang Tua dan Siswa
Membuat surat izin sekolah adalah keterampilan penting bagi orang tua dan siswa. Surat ini menjadi cara resmi untuk memberitahukan pihak sekolah mengenai ketidakhadiran siswa karena alasan tertentu. Proses ini, meskipun tampak sederhana, memerlukan pemahaman tentang format yang benar, bahasa yang sopan, dan informasi yang relevan. Artikel ini akan mengupas tuntas cara membuat surat izin sekolah yang efektif dan profesional, dilengkapi dengan contoh terperinci yang bisa Anda gunakan sebagai referensi.
Kapan Surat Izin Sekolah Diperlukan?
Surat izin sekolah umumnya diperlukan dalam situasi berikut:
- Sakit: Ketika siswa mengalami sakit ringan hingga berat yang menghalangi mereka untuk mengikuti pelajaran.
- Acara Keluarga: Pernikahan, pemakaman, atau acara keluarga penting lainnya yang mengharuskan siswa untuk hadir.
- Kunjungan Dokter/Gigi: Janji temu medis atau perawatan gigi yang tidak bisa dijadwalkan di luar jam sekolah.
- Kebutuhan Mendesak: Keadaan darurat atau keperluan mendesak lainnya yang tidak terduga.
- Kegiatan di Luar Sekolah: Partisipasi dalam kompetisi, pelatihan, atau kegiatan ekstrakurikuler yang disetujui.
- Alasan Agama/Kepercayaan: Perayaan hari besar keagamaan atau kegiatan keagamaan yang mengharuskan siswa untuk absen.
Elemen Penting dalam Surat Izin Sekolah:
Setiap surat izin sekolah yang efektif harus mencakup elemen-elemen berikut:
-
Tanggal Surat: Tanggal surat ditulis, biasanya terletak di bagian atas surat (pojok kanan atau kiri). Format tanggal yang umum digunakan adalah DD/MM/YYYY atau MM/DD/YYYY.
-
Kepada siapa surat ini ditujukan: Tujukan surat tersebut kepada pihak yang berwenang, seperti guru kelas, guru BK, atau kepala sekolah. Pastikan Anda mengetahui nama dan departemen yang tepat. Contoh: “Kepada Yth. Ibu/Ayah [Nama Guru]Wali Kelas [Kelas]”.
-
Salam Pembukaan: Gunakan sapaan pembuka yang sopan, seperti “Hormat kami,” atau “Assalamualaikum Wr. Wb. (untuk sekolah Islam)”.
-
Identitas Siswa: Cantumkan informasi lengkap mengenai siswa, termasuk:
- Nama lengkap siswa.
- Kelas.
- Nomor Induk Siswa (NIS) atau Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
-
Alasan Ketidakhadiran: Jelaskan secara rinci alasan mengapa siswa tidak dapat masuk sekolah. Hindari alasan yang ambigu atau tidak jelas. Contoh: “Sehubungan dengan kondisi kesehatan putra/putri kami, [Nama Siswa]yang mengalami demam dan batuk, maka kami memberitahukan bahwa yang bersangkutan tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tanggal [Tanggal] karena sakit.”
-
Tanggal Ketidakhadiran: Sebutkan secara spesifik tanggal atau periode waktu siswa akan absen. Jika lebih dari satu hari, sebutkan tanggal mulai dan tanggal berakhir. Contoh: “Ketidakhadiran ini berlaku pada tanggal [Tanggal Mulai] sampai dengan [Tanggal Selesai].”
-
Pernyataan Permohonan Izin: Nyatakan secara eksplisit permohonan izin tidak masuk sekolah. Contoh: “Dengan surat ini, kami mohon izin agar [Nama Siswa] dapat diizinkan untuk tidak masuk sekolah pada tanggal tersebut.”
-
Ucapan Terima Kasih: Sampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan pengertian pihak sekolah. Contoh: “Atas perhatian dan pengertian Ibu/Bapak, kami ucapkan terima kasih.”
-
Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang sopan, seperti “Hormat kami,” atau “Wassalamualaikum Wr. Wb. (untuk sekolah Islam)”.
-
Tanda Tangan dan Nama Orang Tua/Wali: Surat harus ditandatangani oleh orang tua/wali siswa. Sertakan juga nama lengkap orang tua/wali di bawah tanda tangan.
Contoh Surat Izin Sekolah (Sakit):
[Tanggal Surat]
Kepada Yth.
Ibu/Bapak [Nama Guru],
Wali Kelas [Kelas]
Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya selaku orang tua/wali dari:
Nomor: [Nama Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [NIS/NISN]
Memberitahukan bahwa putra/putri kami tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari [Hari]tanggal [Tanggal] karena sakit demam dan batuk.
Kami telah membawanya ke dokter dan disarankan untuk istirahat di rumah.
Dengan surat ini, kami mohon izin agar [Nama Siswa] dapat diizinkan untuk tidak masuk sekolah pada tanggal tersebut.
Atas perhatian dan pengertian Ibu/Bapak, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
[Tanda Tangan]
[Nama Orang Tua/Wali]
Contoh Surat Izin Sekolah (Acara Keluarga):
[Tanggal Surat]
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Kepala Sekolah
[Nama Sekolah]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini, selaku orang tua/wali murid dari:
Nomor: [Nama Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [NIS/NISN]
Dengan ini memberitahukan bahwa anak saya tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tanggal [Tanggal Mulai] s/d [Tanggal Selesai] dikarenakan menghadiri acara pernikahan keluarga di [Kota/Tempat].
Demikian surat izin ini saya buat, atas perhatian dan izin yang diberikan saya ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan]
[Nama Orang Tua/Wali]
Contoh Surat Izin Sekolah (Kunjungan Dokter):
[Tanggal Surat]
Kepada Yth.
Ibu/Ayah Guru BK
[Nama Sekolah]
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dengan hormat,
Saya selaku orang tua dari:
Nomor: [Nama Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [NIS/NISN]
Memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari [Hari]tanggal [Tanggal]pukul [Jam] karena harus melakukan kontrol ke dokter gigi.
Mohon kiranya Ibu/Bapak dapat memberikan izin kepada anak saya.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
salam saya,
[Tanda Tangan]
[Nama Orang Tua/Wali]
Tips Tambahan dalam Membuat Surat Izin Sekolah:
- Gunakan Bahasa yang Formal dan Sopan: Hindari penggunaan bahasa informal atau slang.
- Tulis dengan Jelas dan Ringkas: Sampaikan informasi secara padat dan mudah dipahami.
- Periksa Kembali Surat: Pastikan tidak ada kesalahan penulisan atau tata bahasa.
- Sampaikan Surat Tepat Waktu: Idealnya, surat izin diserahkan sebelum tanggal ketidakhadiran. Jika tidak memungkinkan, serahkan sesegera mungkin setelah siswa kembali masuk sekolah.
- Simpan salinan surat itu: Simpan salinan surat untuk arsip pribadi.
- Komunikasikan dengan Guru: Selain surat izin, ada baiknya menginformasikan ketidakhadiran siswa secara langsung kepada guru yang bersangkutan, terutama jika ketidakhadiran berlangsung lama.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat membuat surat izin sekolah yang efektif dan profesional, memastikan komunikasi yang baik dengan pihak sekolah dan meminimalkan dampak ketidakhadiran siswa terhadap proses belajar mengajar.

