sekolahmataram.com

Loading

cara membuat surat izin sekolah smp

cara membuat surat izin sekolah smp

Sebaliknya, fokuslah hanya pada pemberian panduan komprehensif dalam membuat surat absen sekolah untuk siswa SMP.

Cara Membuat Surat Izin Sekolah SMP: Panduan Lengkap dan Contoh Terbaik

Membuat surat izin sekolah SMP yang efektif dan sopan merupakan keterampilan penting bagi siswa dan orang tua. Surat izin yang baik tidak hanya memberitahukan ketidakhadiran siswa, tetapi juga memberikan alasan yang jelas dan meyakinkan, sehingga guru dapat memahami situasi dan memberikan izin dengan mudah. Berikut panduan lengkap cara membuat surat izin sekolah SMP, dilengkapi dengan contoh dan tips penting:

I. Memahami Tujuan Surat Izin Sekolah

Surat izin sekolah memiliki beberapa tujuan utama:

  • Ketidakhadiran Pelaporan: Menginformasikan pihak sekolah bahwa siswa tidak dapat hadir pada hari tertentu atau periode waktu tertentu.
  • Menjelaskan Alasan Ketidakhadiran: Memberikan alasan yang valid dan dapat diterima mengapa siswa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
  • Meminta Izin Resmi: Meminta izin resmi dari pihak sekolah agar ketidakhadiran siswa dicatat dengan benar dan tidak dianggap sebagai pelanggaran.
  • Menjaga Komunikasi yang Baik: Membangun komunikasi yang baik antara orang tua/wali siswa dengan pihak sekolah.

II. Struktur Surat Izin Sekolah yang Ideal

Surat izin sekolah SMP sebaiknya mengikuti struktur berikut:

  1. Kop Surat (Opsional): Jika menggunakan kop surat resmi dari orang tua (misalnya, jika bekerja di perusahaan), bisa dicantumkan. Namun, untuk surat izin sederhana, bagian ini bisa dihilangkan.
  2. Tanggal Pembuatan Surat: Cantumkan tanggal surat dibuat. Contoh: Jakarta, 16 Mei 2024.
  3. Tujuan Surat: Tuliskan kepada siapa surat ditujukan. Sebaiknya sebutkan nama guru wali kelas atau kepala sekolah secara lengkap dan jabatan mereka. Contoh: Yth. Bapak/Ibu [Nama Guru Wali Kelas]Wali Kelas [Kelas Siswa]SMP [Nama Sekolah]. Atau: Yth. Bapak/Ibu Kepala Sekolah, SMP [Nama Sekolah].
  4. Salam Pembukaan: Gunakan salam pembuka yang sopan. Contoh: Hormat kami,
  5. Isi surat: Bagian ini merupakan inti dari surat izin. Jelaskan secara ringkas dan jelas:
    • Identitas Siswa: Nama lengkap siswa, kelas, dan nomor induk siswa (NIS).
    • Alasan Ketidakhadiran: Alasan yang jelas dan dapat diterima. Hindari alasan yang dibuat-buat atau tidak masuk akal. Contoh alasan yang umum: sakit, keperluan keluarga penting, mengikuti kegiatan di luar sekolah (misalnya, lomba), atau menghadiri acara keagamaan.
    • Tanggal Ketidakhadiran: Sebutkan tanggal atau periode waktu siswa tidak dapat hadir. Jika lebih dari satu hari, sebutkan tanggal mulai dan tanggal berakhir.
    • Permohonan Izin: Secara eksplisit mohon izin agar siswa diperkenankan untuk tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.
  6. Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang sopan. Contoh: Hormat kami,
  7. Tanda Tangan dan Nama Orang Tua/Wali: Orang tua atau wali siswa harus menandatangani surat izin dan mencantumkan nama lengkap mereka di bawah tanda tangan.
  8. Lampiran (Jika Ada): Jika ada dokumen pendukung (misalnya, surat keterangan dokter), lampirkan bersama surat izin.

III. Contoh Surat Izin Sekolah SMP (Sakit)

Jakarta, 16 Mei 2024

Yth. Ibu Ani Kusumawati,
Wali Kelas VII-A,
SMP Negeri 1 Jakarta

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama: Budi Santoso
Orang Tua/Wali dari:
Nama Siswa: Andi Santoso
Kelas: VII-A
NIS: 12345

Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya, Andi Santoso, tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari Kamis, 16 Mei 2024, dikarenakan sakit.

Bersama surat ini, saya lampirkan surat keterangan dokter sebagai bukti.

Atas perhatian dan izin yang Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan]

Budi Santoso

IV. Contoh Surat Izin Sekolah SMP (Keperluan Keluarga)

Jakarta, 16 Mei 2024

Yth. Bapak Kepala Sekolah,
SMP Negeri 2 Jakarta

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama: Siti Rahayu
Orang Tua/Wali dari:
Nama Siswa: Rina Putri
Kelas: VIII-B
NIS: 67890

Dengan surat ini, saya memberitahukan bahwa anak saya, Rina Putri, tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar selama 2 (dua) hari, yaitu pada tanggal 16 dan 17 Mei 2024, dikarenakan ada keperluan keluarga yang sangat penting dan tidak dapat ditinggalkan.

Atas perhatian dan izin yang Bapak berikan, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan]

Siti Rahayu

V. Tips Penting dalam Membuat Surat Izin Sekolah SMP

  • Gunakan Bahasa yang Sopan dan Formal: Hindari penggunaan bahasa gaul atau bahasa informal dalam surat izin.
  • Tulis Alasan yang Jelas dan Jujur: Alasan ketidakhadiran harus jelas, jujur, dan dapat diterima oleh pihak sekolah.
  • Tulis dengan Rapi dan Mudah Dibaca: Pastikan tulisan tangan rapi dan mudah dibaca. Jika memungkinkan, ketik surat izin agar lebih profesional.
  • Sampaikan Surat Izin Secepatnya: Usahakan menyampaikan surat izin sebelum siswa tidak hadir. Jika tidak memungkinkan, sampaikan secepatnya setelah siswa tidak hadir.
  • Lampirkan Dokumen Pendukung Jika Ada: Jika ada dokumen pendukung (misalnya, surat keterangan dokter), lampirkan bersama surat izin.
  • Perhatikan Tata Bahasa dan Ejaan: Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa dan ejaan dalam surat izin.
  • Konsultasikan dengan Guru Wali Kelas Jika Perlu: Jika ragu mengenai alasan atau format surat izin, konsultasikan dengan guru wali kelas untuk mendapatkan saran.
  • Buat Salinan Izin: Simpan salinan surat izin untuk arsip pribadi.
  • Pastikan Orang Tua/Wali yang Menandatangani: Surat izin harus ditandatangani oleh orang tua atau wali siswa, bukan oleh siswa itu sendiri.
  • Gunakan Kertas yang Bersih dan Tidak Kusut: Gunakan kertas yang bersih dan tidak kusut untuk menulis surat izin.

VI. Alasan Ketidakhadiran yang Umum Diterima

Berikut adalah beberapa alasan ketidakhadiran yang umum diterima oleh pihak sekolah:

  • Sakit: Siswa sakit dan membutuhkan istirahat atau perawatan medis.
  • Kebutuhan Penting Keluarga: Ada keperluan keluarga yang sangat penting dan tidak dapat ditinggalkan, seperti menghadiri pernikahan keluarga, pemakaman, atau mengunjungi keluarga yang sakit parah.
  • Mengikuti Kegiatan di Luar Sekolah: Siswa mengikuti kegiatan di luar sekolah yang mewakili sekolah atau organisasi lain, seperti lomba, olimpiade, atau pelatihan.
  • Acara Keagamaan: Siswa menghadiri acara keagamaan yang penting dan wajib diikuti.
  • Keadaan darurat: Terjadi keadaan darurat yang tidak terduga, seperti bencana alam atau kecelakaan.

VII. Alasan Ketidakhadiran yang Kurang Diterima

Berikut beberapa alasan ketidakhadiran yang kurang diterima oleh pihak sekolah:

  • Malas Masuk Sekolah: Siswa malas masuk sekolah tanpa alasan yang jelas.
  • Bangun Kesiangan: Siswa bangun kesiangan dan tidak sempat mempersiapkan diri untuk sekolah.
  • Menonton Televisi atau Bermain Game: Siswa lebih memilih menonton televisi atau bermain game daripada masuk sekolah.
  • Pergi ke Tempat Wisata: Siswa pergi ke tempat wisata tanpa izin dari pihak sekolah.
  • Menemani Teman: Siswa menemani teman tanpa alasan yang jelas.

VIII. Pentingnya Komunikasi dengan Pihak Sekolah

Membuat surat izin sekolah hanyalah salah satu cara untuk menjaga komunikasi yang baik dengan pihak sekolah. Orang tua/wali siswa juga sebaiknya aktif berkomunikasi dengan guru wali kelas mengenai perkembangan akademik dan perilaku siswa. Komunikasi yang baik dapat membantu pihak sekolah untuk memberikan dukungan yang optimal kepada siswa.

Dengan mengikuti panduan ini, siswa dan orang tua/wali siswa dapat membuat surat izin sekolah SMP yang efektif dan sopan, sehingga ketidakhadiran siswa dapat dicatat dengan benar dan tidak dianggap sebagai pelanggaran. Ingatlah untuk selalu memberikan alasan yang jelas, jujur, dan dapat diterima oleh pihak sekolah.