sekolahmataram.com

Loading

tulisan tangan contoh surat izin tidak masuk sekolah

tulisan tangan contoh surat izin tidak masuk sekolah

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Tulisan Tangan: Panduan Lengkap dan Praktis

Surat izin tidak masuk sekolah tulisan tangan tetap menjadi cara yang relevan dan sering digunakan untuk memberitahukan ketidakhadiran siswa kepada pihak sekolah. Meskipun komunikasi digital semakin populer, surat izin tulisan tangan menunjukkan perhatian dan kesungguhan, terutama dalam situasi di mana akses ke teknologi terbatas atau ketika tradisi mengharuskan demikian. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang contoh surat izin tidak masuk sekolah tulisan tangan, memberikan panduan praktis, tips, dan contoh kalimat yang dapat digunakan, serta menekankan pentingnya format dan etika penulisan yang tepat.

Mengapa Surat Izin Tulisan Tangan Masih Penting?

  • Aksesibilitas: Tidak semua keluarga memiliki akses mudah ke komputer atau internet. Surat tulisan tangan menghilangkan hambatan ini.
  • Tradisi: Di beberapa sekolah dan daerah, surat tulisan tangan masih dianggap sebagai cara yang lebih formal dan sopan untuk berkomunikasi dengan pihak sekolah.
  • Keseriusan: Menulis surat secara manual menunjukkan upaya dan perhatian yang lebih besar dibandingkan dengan mengirimkan pesan singkat atau email.
  • Dokumentasi: Surat izin tulisan tangan memberikan bukti fisik yang dapat disimpan oleh pihak sekolah untuk keperluan arsip.

Komponen Utama Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Tulisan Tangan:

Setiap surat izin, terlepas dari media penulisannya, harus mencakup komponen-komponen berikut:

  1. Tanggal: Tanggal surat ditulis. Letakkan di bagian atas, biasanya di pojok kanan atas.
  2. Tujuan Surat: Ditujukan kepada siapa surat tersebut, biasanya Kepala Sekolah atau Wali Kelas.
  3. Salam Pembukaan: Salam hormat seperti “Dengan Hormat,”.
  4. Identitas Siswa: Nama lengkap siswa, kelas, dan nomor induk siswa (NIS/NISN) jika ada.
  5. Alasan Ketidakhadiran: Penjelasan yang jelas dan ringkas mengapa siswa tidak dapat masuk sekolah.
  6. Lama Ketidakhadiran: Jumlah hari siswa tidak masuk sekolah dan tanggal-tanggalnya.
  7. Pernyataan Maaf: Permohonan maaf atas ketidakhadiran siswa.
  8. Harapan: Harapan agar surat izin dapat dimaklumi.
  9. Salam Penutup: Salam hormat seperti “Hormat Saya,” atau “Wassalamualaikum Wr. Wb.” (jika relevan).
  10. Tanda Tangan: Tanda tangan orang tua/wali siswa.
  11. Nama Jelas: Nama lengkap orang tua/wali siswa di bawah tanda tangan.

Contoh Kalimat yang Dapat Digunakan:

  • Pembuka: “Dengan hormat, saya yang bertanda tangan di bawah ini,…”
  • Identitas Siswa: “Nomor: [Nama Lengkap Siswa]Kelas: [Kelas]NIS/NISN: [Nomor Induk Siswa (jika ada)]”
  • Alasan Ketidakhadiran (Sakit): “Memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Siswa]tidak dapat masuk sekolah pada tanggal [Tanggal] karena sakit.”
  • Alasan Ketidakhadiran (Kebutuhan Keluarga): “Memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Siswa]tidak dapat masuk sekolah pada tanggal [Tanggal] karena ada keperluan keluarga yang mendesak.”
  • Alasan Ketidakhadiran (Acara Keagamaan/Budaya): “Memberitahukan bahwa anak saya, [Nama Lengkap Siswa]tidak dapat masuk sekolah pada tanggal [Tanggal] karena mengikuti acara [Nama Acara] yang merupakan bagian dari tradisi keluarga kami.”
  • Lama Ketidakhadiran: “Ketidakhadiran ini berlangsung selama [Jumlah] hari, yaitu dari tanggal [Tanggal Mulai] hingga [Tanggal Selesai].”
  • Pernyataan Maaf: “Saya mohon maaf atas ketidakhadiran anak saya dan berharap Bapak/Ibu dapat memakluminya.”
  • Harapan: “Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.”
  • Penutupan: “Hormat saya,” atau “Wassalamualaikum Wr. Wb.”

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah (Sakit):

[Tanggal Surat]

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas]
SMP/SMA [Nama Sekolah]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nomor: [Nama Orang Tua/Wali]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon]

Adalah orang tua/wali dari siswa:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [Nomor Induk Siswa (jika ada)]

Dengan ini memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah pada tanggal [Tanggal] karena sakit. Anak saya mengalami [Gejala Sakit, contoh: demam tinggi dan batuk].

Ketidakhadiran ini berlangsung selama 1 (satu) hari, yaitu pada tanggal [Tanggal].

Saya mohon maaf atas ketidakhadiran anak saya dan berharap Bapak/Ibu dapat memakluminya.

Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan]

[Nama Jelas Orang Tua/Wali]

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah (Kebutuhan Keluarga):

[Tanggal Surat]

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Kepala Sekolah
[Nama Sekolah]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nomor: [Nama Orang Tua/Wali]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Nomor Telepon: [Nomor Telepon]

Adalah orang tua/wali dari siswa:

Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas]
NIS/NISN: [Nomor Induk Siswa (jika ada)]

Dengan ini memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah selama 2 (dua) hari, yaitu pada tanggal [Tanggal Mulai] sampai [Tanggal Selesai] karena ada keperluan keluarga yang sangat penting. Kami sekeluarga harus menghadiri [Penjelasan singkat keperluan keluarga, contoh: acara pernikahan saudara di luar kota].

Saya mohon maaf atas ketidakhadiran anak saya dan berharap Bapak/Ibu dapat memakluminya.

Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

[Tanda Tangan]

[Nama Jelas Orang Tua/Wali]

Tips Menulis Surat Izin Tulisan Tangan yang Baik:

  • Gunakan Kertas Bersih: Hindari menggunakan kertas yang kotor, kusut, atau bekas.
  • Gunakan Tinta yang Jelas: Gunakan tinta hitam atau biru tua agar mudah dibaca. Hindari menggunakan tinta berwarna-warni.
  • Tulisan Rapi dan Mudah Dibaca: Usahakan menulis dengan rapi dan terbaca. Jika tulisan tangan Anda kurang baik, mintalah bantuan orang lain untuk menuliskan surat tersebut.
  • Bahasa yang Sopan dan Formal: Gunakan bahasa yang sopan dan formal. Hindari menggunakan bahasa gaul atau slang.
  • Informasi yang Akurat: Pastikan semua informasi yang Anda tulis akurat dan benar.
  • Tanda Tangan Asli: Tanda tangan harus asli, bukan fotokopi.
  • Sampaikan Surat Tepat Waktu: Usahakan menyampaikan surat izin sebelum atau sesegera mungkin setelah siswa tidak masuk sekolah.

Etika Penulisan Surat Izin:

  • Kejujuran: Berikan alasan yang jujur dan apa adanya. Jangan membuat alasan palsu.
  • Tanggung Jawab: Mengakui tanggung jawab sebagai orang tua/wali dalam menginformasikan ketidakhadiran anak.
  • Kesopanan: Tunjukkan rasa hormat kepada sekolah dengan menggunakan bahasa yang sopan dan formal.
  • Ketepatan Waktu: Mengirimkan surat izin tepat waktu menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari:

  • Alasan yang Tidak Jelas: Hindari memberikan alasan yang terlalu umum atau tidak jelas. Misalnya, hanya menulis “ada urusan” tanpa menjelaskan lebih lanjut.
  • Tulisan yang Tidak Terbaca: Tulisan yang sulit dibaca dapat menyulitkan pihak sekolah untuk memproses surat izin.
  • Informasi yang Tidak Lengkap: Pastikan semua informasi yang diperlukan tercantum dalam surat izin.
  • Bahasa yang Tidak Sopan: Penggunaan bahasa yang tidak sopan dapat menimbulkan dampak negatif.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menulis surat izin tidak masuk sekolah tulisan tangan yang efektif, sopan, dan informatif. Ingatlah bahwa surat izin merupakan bentuk komunikasi penting antara orang tua/wali dan pihak sekolah, dan penulisan yang baik mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab Anda terhadap pendidikan anak.